REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Asosiasi Alih Teknologi dan Pengembangan Bisnis, ALTEK, sukses menggelar acara ALTEK Pitching Day secara online pada Selasa 27 Juni 2023 lalu. Acara ini membuka jalan bagi 19 kelompok mahasiswa terpilih yang berasal dari puluhan perguruan tinggi dari berbagai provinsi di Indonesia.
"Mahasiswa ini mempresentasikan proyek inovasi mereka di hadapan investor dan inkubator," ujar Direktur ALTEK Budi Prabowo Soewondo, Rabu (28/6/2023).
Acara ini, kata Budi, merupakan puncak dari ALTEK Technopreneurship Modular Course, sebuah program yang berjalan selama lima bulan sebagai bagian dari Program Studi Independen Kampus Merdeka.
Program ini, kata dia, adalah wujud konkretnya ALTEK dalam mendukung dan membina talenta muda Indonesia agar mampu berkontribusi dalam ekosistem startup dan inovasi di negeri ini.
"Para peserta yang melakukan pitching hari ini mayoritas masih berada di tahap pre-startup, di mana mereka telah mengidentifikasi masalah yang ada dan memahami bagaimana produk atau layanan mereka dapat memecahkan masalah tersebut," ujarnya.
Tahap ini, kata dia, sangat penting karena di sini lah landasan awal dari sebuah startup dibangun. Meskipun, beberapa kelompok telah menunjukan progress yang signifikan yaitu telah membuktikan inovasinya dan memiliki pengguna.
Di antara 19 pre-startup yang melakukan pitching, kata dia, 5 tim akan dipilih untuk mendapatkan total dana pengembangan proyek hingga puluhan juta rupiah. Ini menjadi kesempatan besar bagi para pre-startup untuk membawa ide dan inovasi mereka ke tahap lebig lanjut.
Dewan juri yang menilai Pitching Day ini, kata dia, adalah tokoh-tokoh ternama dari industri. Yakni Jengkar dan Dicky dari TINC Telkomsel, Achmad Dirgantara Kepala IDX Incubator Jawa Barat, Loretta Thamrin Direktur PT CAIH Infotek Indonesia, Joshua Agusta Executive Director Vertex Ventures, serta Nur Islami Javed dari Invst.ID.
Keberagaman latar belakang juri ini, kata dia, mencerminkan komitmen ALTEK untuk memperkaya ekosistem startup dengan berbagai perspektif dan pengalaman.
Acara ini resmi dibuka oleh Direktur ALTEK, Budi Prabowo Soewondo, dan Perwakilan dari Tim MSIB Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Irawan.
"Dalam kurun waktu lima bulan, kami memberikan materi dan mentoring terkait pengembangan dan validasi ide inovatif mereka. Dan puncaknya pada hari ini kami ingin memberikan experience kepada para mahasiswa untuk bisa mempresentasikan ide inovatif mereka ke para investor dan inkubator," ujar Budi.