REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU--Sebanyak tujuh nelayan yang menjadi awak KM Puteri Lancar Samudera yang terbalik di Laut Jawa perairan Indramayu, berhasil ditemukan. Dengan demikian, masih ada tiga nelayan lainnya yang belum ditemukan.
Dengan ditemukannya tujuh nelayan itu, maka hingga Selasa (16/12/2025) pukul 17.10 WIB, total awak kapal yang berhasil ditemukan selamat menjadi 15 orang. Sebelumnya, delapan nelayan telah lebih dulu ditemukan selamat.
Adapun tujuh nelayan yang ditemukan selamat itu masing-masing bernama Yusman (42), Agus (21), Warsim (65), Dawud (26) dan H Lancam (60). Mereka ditemukan oleh KM Rahayu Jaya dan selanjutnya dievakuasi ke Pelabuhan Eretan Indramayu.
Selain itu, nelayan lain yang juga ditemukan selamat bernama Akim (40) dan Casim (52). Mereka ditemukan oleh perahu pancing Karangsong di sekitar Pulau Rakit. “Jadi hingga pukul 17.10 WIB, total korban yang ditemukan 15 orang dalam kondisi selamat dan tiga lainnya masih dalam pencarian,” ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana.
Adapun ketiga nelayan yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Darkum, Eri dan Kasta. Ade mengatakan, berdasarkan hasil briefing bersama unsur SAR di lapangan, sesuai dengan pertimbangan teknis di lapangan, maka operasi SAR dihentikan sementara. Operasi itu akan dilanjutkan pada hari ini, Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 08.00 WIB.
Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas (Kantor SAR Bandung), Lanal Cirebon, Ditpolairud Polda Jabar, Satpolair Polres Indramayu, KPLP Indramayu, Nelayan Eretan, Nelayan Karangsong, Tagana Indramayu dan Karang Taruna Kabupaten Indramayu.