Senin 29 Dec 2025 09:06 WIB

Viral Video Aspal Terangkat Saat Banjir di Cirebon, Polisi Sebut Video Lama Di-Upload Ulang

Setelah ditelusuri ke lokasi ternyata itu video tahun 2024.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu
Viral video aspal terangkat saat banjir di Cirebon.
Foto: Tangkapan Layar
Viral video aspal terangkat saat banjir di Cirebon.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Sebuah video yang menggambarkan banjir berarus deras di Perumahan Lobunta, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, viral di media sosial. Jajaran Polres Cirebon Kota (Polres Ciko) pun angkat bicara.

Video yang viral di media sosial itu terjadi pada Kamis (25/12/2025). Dalam video itu terlihat air banjir berwarna kecoklatan mengalir deras hingga menghempaskan aspal jalan yang timbul tenggelam terbawa arus.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, pihaknya langsung menurunkan personel Polsek Mundu untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) setelah video tersebut menyebar dan memicu perhatian publik. Pulbaket dilakukan pada Jumat (26/12/2025) pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB di Jalan Venus, Perumahan Lobunta. Hasilnya, video itu merupakan rekaman lama yang diunggah kembali saat ini.

“Video itu adalah video tahun lalu yang terjadi pada Desember 2024. Petugas kita sudah mengecek langsung di lokasi tersebut,” ujar Eko, kemarin.

Eko menjelaskan, hasil pulbaket kepolisian itu diperkuat dengan keterangan warga setempat bernama Fahri. Pasalnya, lokasi banjir yang terekam video itu berada tepat di samping rumah Fahri.

“Sekali lagi, itu video tahun lalu yang di-upload kembali saat ini,” tegasnya. 

Eko pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing konten lama yang kembali diviralkan. Mereka juga diminta melakukan pengecekan sebelum menyebarkannya kembali.

“Penyebaran informasi keliru berpotensi menimbulkan keresahan,” ucapnya.

Eko mengakui, selama rentang 20-28 Desember 2025, tercatat ada 18 titik lokasi di wilayah kerja Polres Ciko yang terdampak banjir, baik di permukiman maupun jalan raya. Hal itu menyusul tingginya curah hujan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement