Senin 29 Dec 2025 09:16 WIB

Viral Banjir Hempas Aspal di Cirebon, Polisi Ungkap Ini Faktanya

Masyarakat diminta tidak mudah terpancing konten lama yang kembali viral

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Viral video aspal terangkat saat banjir di Cirebon.
Foto: Tangkapan Layar
Viral video aspal terangkat saat banjir di Cirebon.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON--Sebuah video yang menggambarkan banjir berarus deras di Perumahan Lobunta, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, viral di media sosial. Jajaran Polres Cirebon Kota (Polres Ciko) pun angkat bicara. Video tersebut diklaim terjadi pada Kamis (25/12/2025) lalu. Dalam video itu terlihat air banjir berwarna kecoklatan mengalir deras hingga menghempaskan aspal jalan yang timbul tenggelam terbawa arus.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, pihaknya langsung menurunkan personel Polsek Mundu untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) setelah video tersebut menyebar dan memicu perhatian publik.

Baca Juga

Pulbaket dilakukan pada Jumat (26/12/2025) pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB di Jalan Venus, Perumahan Lobunta. Hasilnya, video itu merupakan rekaman lama yang diunggah kembali saat ini. “Video itu adalah video tahun lalu yang terjadi pada Desember 2024. Petugas kita sudah mengecek langsung di lokasi tersebut,” ujar Eko, akhir pekan ini.

Eko menjelaskan, hasil pulbaket kepolisian itu diperkuat dengan keterangan warga setempat bernama Fahri. Pasalnya, lokasi banjir yang terekam video itu berada tepat di samping rumah Fahri. “Sekali lagi, itu video tahun lalu yang di-upload kembali saat ini,” katanya.

Eko pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing konten lama yang kembali diviralkan. Mereka juga diminta melakukan pengecekan sebelum menyebarkannya kembali. “Penyebaran informasi keliru berpotensi menimbulkan keresahan,” katanya.

Eko mengakui, selama rentang 20-28 Desember 2025, tercatat ada 18 titik lokasi di wilayah kerja Polres Ciko yang terdampak banjir, baik di permukiman maupun jalan raya. Hal itu menyusul tingginya curah hujan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement