REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat mengumumkan hilal 1 Ramadhan 1447 Hijriah tidak terlihat setelah dilakukan pemantauan serentak di tujuh titik di provinsi tersebut. Kabag TU Kakanwil Kemenag Jawa Barat Ali Abdul Latif mengatakan pemantauan ini dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia dan di Jawa Barat dipusatkan di Observatorium Albiruni Unisba, Kota Bandung.
"Dari pengamatan kami memastikan pada sore hari ini tadi jam 18.00 WIB hilal tidak terlihat dalam posisi minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga tadi 0 derajat 58 menit 47 detik," kata Ali di Bandung, Selasa (17/2/2026).
Ali mengatakan hasil rukyat akan dilaporkan kepada Kementerian Agama RI untuk kepastian penetapan awal bulan Ramadhan 1447 Hijriah dan akan diputuskan melalui musyawarah bersama pada sidang isbat dan ditetapkan oleh Menteri Agama RI. Ali pun menghormati bagi masyarakat khususnya di wilayah Jabar yang telah menentukan 1 Ramadhan 1447 Hijriah pada Rabu (18/2/2025).
“Tentu kami akan laporkan ke pusat dan agama hasil daripada hasil rukyat hilal ini,” kata dia.