Rabu 25 Feb 2026 17:43 WIB

Pimpinan DPRD Jabar Soroti Embung Diduga Picu Banjir dan Gagal Panen di Indramayu

Warga Indramayu menilai keberadaan embung belum berfungsi optimal.

Rep: Muhammad Taufik/ Red: Dwi Murdaningsih
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono.
Foto: istimewa
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono menyerap aspirasi warga saat reses di Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Warga menilai keberadaan embung yang dinilai belum berfungsi optimal, bahkan memicu banjir saat musim hujan hingga berdampak pada lahan pertanian dan menyebabkan gagal panen.

Ono mengatakan persoalan embung membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah melalui koordinasi lintas instansi. Menurut dia, embung semestinya tidak hanya menjadi kolam retensi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai cadangan air irigasi, pengendali banjir lokal, serta penopang konservasi air tanah.

“Fungsi embung harus dikembalikan untuk kemaslahatan masyarakat, bukan justru menimbulkan persoalan baru saat musim hujan,” ujar Ono usai Reses II Tahun Sidang 2025/2026, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, embung merupakan bendungan kecil yang dibangun untuk menampung limpasan air hujan, terutama di wilayah tadah hujan. Keberadaannya penting untuk menjaga ketersediaan air saat kemarau dan mendukung ketahanan pangan.

Sebagai langkah awal, pemeliharaan difokuskan pada pembersihan eceng gondok yang memperparah luapan air. Ono juga menyerahkan bantuan simbolis kepada pemerintah desa untuk penanganan gulma tersebut. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai agar embung dapat berfungsi optimal tanpa memicu banjir.

Dalam kesempatan itu, warga juga mengusulkan program ekonomi berbasis masyarakat, seperti budidaya ayam petelur. Ono menyatakan akan mendorong usulan tersebut agar dapat direalisasikan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Program ekonomi kerakyatan seperti ini penting agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan,” kata dia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement