REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memulai Safari Ramadhan perdana tahun ini di Masjid Jami' Nurul Iman, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (25/2/2026) malam.
Ia didampingi Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail dan Sekretaris Daerah KBB Ade Zakir serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Jeje mengatakan, Safari Ramadhan di Desa Pasirlangu ini memiliki makna yang cukup mendalam.
Sebab, kata dia, suasana ibadah masih diliputi duka akibat bencana longsor yang melanda wilayah di Pasirlangu pada bulan lalu. Sebanyak 80 orang warga Desa Pasirlangu dinyatakan hilang dan sekitar 30 rumah tertimbun longsor kala itu.
"Sekarang sengaja melaksanakan pertama di Pasirlangu karena memang di sini kita ketahui bersama masih berduka pasca longsor. Jadi saya pilih di sini. Untuk bersilaturahmi lagi dengan warga di sini," kata Jeje.
Jeje berharap kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bisa memberikan penguatan moril bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan. "Jadi semoga dengan hadirnya kami memberi semangat bagi para warga. Saya terus mengecek apa yang di butuhkan warga di sini," ucap Jeje.
Jeje menyebut sebagian besar korban penyintas bencana longsor yang lolos dari maut sudah pindah ke rumah kontrakan. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah warga yang terdampak baik di zona kuning dan merah yang belum menerima santunan.
"Warga sebagian sudah pindah ke kontrakan. Cuma memang ada beberapa yang bermasalah di beberapa zona kuning dan merah. Jadi kita terus kaji (pendataan korban). Intinya kita tidak ingin masyarakat kesulitan. Zona kuning pun akan kita tangani dan akan diberikan santunan," kata dia.
Sementara untuk rencana relokasi rumah, Pemkab Bandung Barat masih menunggu penetapan lahan yang nantinya akan diajukan ke Badan Geologi agar dilakukan kajian untuk memastikan kelayakan dan keamanan agar terhindar dari kejadian serupa.
"Hunian tetap, (kita) masih bermusyawarah karena belum diputuskan lokasinya," ucap Jeje.