Sabtu 28 Feb 2026 04:39 WIB

Gaduh Kenaikan Pajak Opsen PKB, KDM Pilih tak Naikkan Pajak Kendaraan di Jabar

Pemprov Jabar menurunkan pajak untuk kendaraan berpelat kuning dan angkutan barang.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Foto: Republika
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih tidak menaikkan pajak opsen kendaraan di tengah kegaduhan kenaikan pajak opsen kendaraan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah. KDM lebih memilih untuk yang membayar banyak dibandingkan menjadi sedikit.

"Kita Jawa Barat kan tidak naik, kita memilih tetap menggunakan angka yang ada," ucap Dedi Mulyadi di Kantor Gedung Sate, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga

Sejak memimpin Provinsi Jawa Barat setahun lalu hingga bulan Januari lalu, ia mengatakan tidak menaikkan pajak opsen kendaraan. Sebab lebih memilih agar yang membayar lebih banyak dibandingkan sedikit.

"Saya sejak memimpin sampai kemarin Januari bisa ditanya saya gak menaikkan lebih baik yang bayarnya banyak di banding naik yang bayarnya sedikit," ucap dia.

Ia menuturkan pihaknya menurunkan pajak kendaraan untuk kendaraan berpelat kuning dan angkutan barang. "Untuk pelat kuning, angkutan barang mengalami penurunan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement