Selasa 03 Mar 2026 22:05 WIB

Heboh Sampah Medis Dibuang Asal-asalan di Bandung Barat, Warga Ungkap Kronologisnya

Limbah kategori bahan berbahaya dan beracun berdampak serius bagi lingkungan.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Tumpukan Sampah Medis Dibuang Sembarangan di Kampung Cileunca, RT 05/10 Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalowetan, KBB, Jawa Barat.
Foto: Ferry Bangkit/ Republika
Tumpukan Sampah Medis Dibuang Sembarangan di Kampung Cileunca, RT 05/10 Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalowetan, KBB, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Tumpukan sampah medis dibuang asal-asalan hingga menutup akses jalan di Kampung Cileunca, RT 05/10 Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalowetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Sampah medis itu dibungkus menggunakan kantung plastik. Keberadaan limbah yang tergolong kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) itu dikhawatirkan berdampak serius bagi lingkungan. 

Tumpukan limbah medis itu mulai terlihat warga pada Ahad (1/3/2026). Jana Turjana (50 tahun), salah seorang warga menuturkan pembuangan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan dump truk berwarna kuning. Bahkan, warga sempat mengejar truk pembuang limbah tersebut.

Baca Juga

"Saya dan beberapa warga sempat melihat dan mengejar truk tersebut, tapi tidak berhasil karena truk memepet kami. Demi keselamatan, kami akhirnya berhenti mengejar," tutur Jana di lokasi, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, saat membuang limbah, truk tersebut dalam posisi mundur dengan lampu dimatikan. Jalan yang tertutup limbah merupakan akses utama warga. Di sekitar lokasi juga terdapat usaha kandang ayam, sehingga kendaraan pengangkut barang tidak dapat melintas akibat tumpukan sampah tersebut.

Warga khawatir karena limbah medis berpotensi membawa penyakit dan membahayakan kesehatan. Warga berharap pihak berwenang segera membersihkan limbah tersebut serta menindak tegas pelaku pembuangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. 

"Kami takut limbah medis ini membawa penyakit. Itu yang sangat dikhawatirkan warga," ucap Jana.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement