Rabu 18 Mar 2026 16:03 WIB

Lancarkan Arus Mudik, KDM Beri Kompensasi untuk Pencari Koin di Jembatan Sewo

Besaran kompensasi yang diterima setiap pencari koin sebesar Rp 50 ribu per hari.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Mas Alamil Huda
Sejumah warga menyapu koin yang diberikan oleh pengendara yang melintas di Jembatan Sewo, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumah warga menyapu koin yang diberikan oleh pengendara yang melintas di Jembatan Sewo, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Aktivitas warga yang menjadi pencari koin di Jembatan Sewo, yang merupakan perbatasan Kabupaten Indramayu–Kabupaten Subang, selalu menjadi ganjalan dalam pengaturan arus lalu lintas mudik Lebaran. Tak hanya mengganggu kelancaran, namun aktivitas itu juga menimbulkan ancaman kecelakaan, baik bagi warga pencari koin maupun pengguna kendaraan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun tangan memberikan kompensasi kepada setiap pencari koin di sekitar Jembatan Sewo. Adapun besaran kompensasi yang diterima setiap pencari koin sebesar Rp 50 ribu per hari.

Baca Juga

Kompensasi itu diberikan agar mereka tidak melakukan kebiasaanya mengumpulkan koin selama masa arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri.

Menurut KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, kebijakan tersebut diambil agar arus mudik maupun balik Idul Fitri tidak tersendat oleh aktivitas para pencari koin. Selain itu, untuk menjaga keselamatan para pengendara di jalur tersebut.

"Sore ini saya kasih uang lebaran, tidak boleh cari koin di jalur Indramayu-Subang," kata KDM, Rabu (18/3/2026).

KDM meminta para pencari koin untuk berkoordinasi dengan kepala desa agar bisa mendapat uang kompensasi. Pihak RT dan RW akan terlebih dulu mendata para penyapu koin yang berhak menerima kompensasi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement