REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Berawal dari perkenalan game online Free Fire alias FF, D (15) seorang pelajar asal Kota Bandung, Jawa Barat menjalani "cinta monyet" dengan NZK (13), anak perempuan asal Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Usai intens komunikasi, mereka akhirnya pertama kali bertemu pada Februari 2026 hingga sepakat menjalin asmara di usia remaja. Lalu 8 April 2026, keduanya sepakat untuk bertemu lagi dengan tujuan akan bermain ke Kota Bandung. D akhirnya menjemput NZK menggunakan angkutan online yang di pesannya.
Penjemputan di Sindangkerta itu terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial anak perempuan tersebut diculik dua orang. Belakangan diketahui satu orang itu hanyalah driver angkutan online yang dipesan D. Kasus itu akhirnya ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi.
"Awal mula kejadian pelaku mengajak korban main ke daerah Bandung dan korban menyetujui sehingga pelaku menjemput menggunakan satu unit kendaraan yang pelaku pesan," ungkap Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya keberadaan dua sejoli yang sama-sama di bawah umur itu diketahui berada di sebuah kontrakan di Kota Bandung pada Senin (13/4/2026) malam. D diamankan polisi karena melarikan anak dibawah umur.
Lihat postingan ini di InstagramBerita TerkaitBerita LainnyaTerpopuler
Rekomendasi
Jumat , 07 Aug 2026, 18:52 WIB![]()
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat
Jumat , 07 Aug 2026, 18:05 WIBDedi Mulyadi Sayembarakan Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih
Jumat , 07 Aug 2026, 18:00 WIBProduksi Perikanan Budidaya di Cirebon Melonjak
Jumat , 07 Aug 2026, 17:38 WIBPolda Jabar Ungkap 352 Kasus, Pemkot Bandung Dukung Perang Melawan Kejahatan Jalanan
Jumat , 07 Aug 2026, 17:04 WIBPendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari akibat Kebakaran