Senin 20 Apr 2026 11:06 WIB

Longsor 12 Meter, Perjalanan Kereta Relasi Cianjur-Sukabumi Dibatalkan

Longsor terjadi di KM 73 + 900 sampai 74 + 00 petak Jalan Cibeber-Lampegan.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Erik Purnama Putra
Jalur kereta penghubung Stasiun Cipatat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami longsor pada Ahad (19/4/2026) sekitar pukul 19.55 WIB.
Foto: PT KAI
Jalur kereta penghubung Stasiun Cipatat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami longsor pada Ahad (19/4/2026) sekitar pukul 19.55 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Jalur kereta penghubung Stasiun Cipatat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami longsor pada Ahad (19/4/2026) sekitar pukul 19.55 WIB. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta relasi Cianjur-Sukabumi dibatalkan.

Longsor terjadi di KM 73 + 900 sampai 74 + 00 petak Jalan Cibeber-Lampegan. Saat dilakukan pengecekan diketahui, petugas mendapati adanya struktur jalur rel yang tidak sesuai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

Baca Juga

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak aman dilalui oleh perjalanan kereta api," kata Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo saat dikonfirmasi di Kabupaten Bandung Barat, Senin (20/4/2026).

Menurut dia, panjang gogosan atau kondisi tanah atau tebing di bawah jalur rel kereta yang terkikis, longsor, atau berlubang akibat aliran air itu mencapai panjang 12 meter dan kedalaman 4 meter. Sehingga hasil pengecekan jalur tersebut sementara ini tidak aman untuk dilalui kereta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement