Kamis 23 Apr 2026 12:52 WIB

KDM Ungkap Cara Jitu Biar Ikan Sapu-Sapu Hilang dari Sungai

Aliran air sungai yang tercemar maka ikan yang tersisa hanya sapu-sapu.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Pemprov DKI Jakarta membersihkan sejumlah sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi untuk menekan populasinya yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta.
Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Pemprov DKI Jakarta membersihkan sejumlah sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi untuk menekan populasinya yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan ikan sapu-sapu muncul dan tumbuh berkembang di sungai yang mengalami penurunan kualitas. Ia pun mengajak masyarakat Jawa Barat untuk menangkap ikan sapu-sapu apabila menemukannya.

"Sapu-sapu untuk seluruh daerah ya ambil saja, tangkap saja, dan kemudian juga sapu-sapunya gini sapu-sapu itu tumbuh, manakala sungainya sudah mengalami penurunan kualitas," ucap dia di Gedung Pakuan, Rabu (22/4/2026).

Ia menuturkan apabila sungai mengalami penurunan kualitas maka ikan yang hidup hanya ikan sapu-sapu. Dedi pun memberikan saran agar ikan sapu-sapu hilang.

"Jadi, kalau ingin menghilangkan sapu-sapu, ada dua hal. Pertama, sapu-sapunya harus diangkat. Yang kedua, kualitas airnya harus diperbaiki," kata dia.

Ia mengatakan langkah itu dilakukan agar ikan endemik hidup kembali. Dedi pun menegaskan aliran air sungai yang tercemar maka ikan yang tersisa hanya sapu-sapu.

"Pokoknya di daerah yang airnya sudah tercemar pasti yang tertinggal tinggal sapu-sapu," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement