Rabu 29 Apr 2026 04:47 WIB

6 Perjalanan Kereta Api di Daop 2 Bandung Dibatalkan Imbas Tabrakan KRL di Bekasi

Kereta yang dibatalkan adalah KA Parahyangan dan KA Pangandaran.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Penumpang kereta api Bandung Raya di Stasiun Bandung.
Foto: Edi Yusuf
Penumpang kereta api Bandung Raya di Stasiun Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Kereta Api Daerah Operasi (KAI Daop) mengungkapkan terdapat enam perjalanan kereta api yang dibatalkan imbas tabrakan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (274//2026) malam. Mereka menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf.

Manager Humas PT Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan peristiwa kecelakaan commuter line dengan kereta api jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB.

Baca Juga

"Enam perjalanan kereta api dibatalkan," ucap dia melalui keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Berikut perjalanan kereta api yang dibatalkan

Senin (27/4)

- KA Parahyangan (139) relasi Bandung-Gambir

- KA Parahyangan (140) relasi Gambir-Bandung

Selasa (28/4)

- KA Parahyangan (137) relasi Bandung-Gambir

- KA Parahyangan (138) relasi Gambir-Bandung

- KA Pangandaran (127) relasi Banjar-Gambir

- KA Pangandaran (128) relasi Gambir-Banjar

Sebelumnya, evakuasi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur telah selesai sekitar pukul 10.40 WIB. Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan KRL Commuter Line yang diseruduk Kereta Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026), tersebut bertambah menjadi total 14 orang.

Korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi, sementara 84 orang luka-luka mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement