Rabu 29 Apr 2026 09:55 WIB

Seorang Ibu Rumah Tangga Ditemukan tak Bernyawa di Rumahnya, Polisi Temukan Luka di Tubuh Korban

Posisi rumah korban dalam kondisi terkunci dan gorden kaca masih tertutup.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Mas Alamil Huda
Garis polisi (Ilustrasi). Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial CR (54 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Ciceuri, RT 01/09, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Foto: Antara
Garis polisi (Ilustrasi). Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial CR (54 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Ciceuri, RT 01/09, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial CR (54 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Ciceuri, RT 01/09, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Ditemukan luka pada bagian tubuh perempuan tersebut.

Korban ditemukan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Temuan perempuan yang sudah dalam kondisi tak bernyawa itu menghebohkan warga sekitar. Kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

Baca Juga

"Betul kami menerima laporan adanya temuan mayat perempuan di rumahnya. Petugas sudah cek ke lokasi kejadian," kata Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, ungkap Gofur, IRT itu ditemukan pertama kali oleh adiknya yang merasa aneh karena tidak melihat korban seharian. Posisi rumah korban dalam kondisi terkunci dan gorden kaca masih tertutup semakin menimbulkan penasaran saksi.

"Saksi menerangkan sekitar pukul 16.30 Wib penasaran karena gorden rumah masih tertutup dikarenakan tidak melihat korban seharian selanjutnya saksi mencoba masuk ke pintu utama rumah korban namun terkunci," ungkap Gofur.

Saksi kemudian masuk ke dalam ruma lewat pintu warung. Saat dilakukan pengecekan ke dalam kamar, saksi melihat korban sedang tertidur dengan posisi bagian wajahnya tertutup dua bantal. 

"Saksi menarik ujung bawah bantal karena disangka sedang tidur namun kondisi korban saat ditarik dua bantal yang menutupi wajah korban terlihat luka dileher dan posisi terlentang menggunakan kaos hitam menggunakan celana dalam," kata dia.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung melakukan penegeckan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pengecekan Tim Inafis Polres Cimahi, ditemukan adanya bekas tanda-tanda kekerasan. Dimana ditemukan beberapa luka yang diduga akibat benda tumpul dibagian wajah tepatnya mata sebelah kiri.

"Ada terdapat luka lebam. Kemudian bibir sobek, gigi bagian bawah rontok, pergelangan lengan sebelah kiri diduga patah, serta luka lebam dibagian lengan kiri dan kaki kiri," ucap dia.

Polisi akan menyelidiki kasus penemuan mayat tersebut. Untuk memastikan penyebabnya, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi. "Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan visum et repertum. Jadi penyebabnya pastinya masih menunggu hasil dari tim dokter Rumah Sakit Sartika Asih," kata Gofur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement