Jumat 01 May 2026 23:07 WIB

Massa Berbaju Hitam Bikin Rusuh di Aksi May Day Bandung, Kapolda Jabar: Ciri-cirinya Kelompok Anarko

Polisi sudah menangkap sejumlah pelaku kerusuhan.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Polisi melakukan penjagaan saat berlangsungnya unjuk rasa pada Hari Buruh di Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026). Polisi akhirnya membubarkan aksi massa tersebut.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Polisi melakukan penjagaan saat berlangsungnya unjuk rasa pada Hari Buruh di Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026). Polisi akhirnya membubarkan aksi massa tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kapolda Jabar, Irjen Rudy Setiawan mengungkapkan massa berpakaian hitam yang membuat kerusuhan di Kota Bandung di momen peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) disinyalir merupakan kelompok anarko.

Massa berpakaian hitam dilengkapi penutup wajah itu membuat kericuhan di Jalan Cikapayang-Tamansari. Mereka membakar pos polisi hingga videotron. Selain itu, aksi mereka juga mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga

"Kalau melihat ciri-cirinya saya beranggapan atau menilai bahwa itu dari kelompok mereka (anarko). Mereka bagian hitam tadi, menutup muka, kemudian membawa benda-benda yang berbahaya, membawa bahan bakar dan sebagainya, dan melakukan perusakan," ungkap Rudy.

Rudy menegaskan, kelompok anarko sama sekali tak menyampaikan pendapat dan hanya bertujuan untuk melakukan perusakan. "Ini (kelompok anarko) berorasi? Enggak. Memperjuangkan suatu kelompok buruh? Tidak. Menyampaikan pendapat juga? Tidak. Yang ada perusakan," kata Rudy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement