REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah warga RW 08 Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung mengantisipasi terjadi krisis air bersih selama kemarau panjang berlangsung. Mereka pun masing-masing membuat sumur air agar akses masyarakat terhadap air bersih mudah.
Salah seorang warga Riri mengaku masyarakat tiap musim kemarau sering kesulitan memperoleh air bersih. Karena itu, dengan dibangunnya sumur air yang berasal dari aspirasi anggota DPRD Kabupaten Bandung Arya Setiawan diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh air.
“Biasanya kalau kemarau, kami suka susah dapat air bersih. Sekarang mah lega ada sumur air," ucap dia, Selasa (5/5/2026).
Ia mengatakan keberadaan sumur air sangat membantu masyarakat ke depan. Selain itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi kekurangan atau tidak memiliki air bersih.
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Gerindra Arya Setiawan mengatakan pembuatan sumur air dilakukan berkolaborasi dengan Yayasan Nur Leli Berkah. Ia menyebut sebagian lahan yang digunakan merupakan milik warga yang dihibahkan.
“Masalahnya nyata (krisis air bersih) dan berulang setiap tahun. Jadi ketika aspirasi itu datang, pendekatannya harus langsung ke solusi. Air bersih itu kebutuhan dasar," kata dia.