REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rizky Ramadhan korban begal babak belur dianiaya warga setelah diteriaki begal oleh pelaku begal di Jalan Babakan Ciparay, Rabu (6/5/2026) tengah malam. Ia pun harus mendapatkan perawatan akibat luka-luka yang dialami.
Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan mengatakan peristiwa penganiayaan terhadap korban begal oleh warga, berawal dari korban dan temannya yang sedang berada di depan terminal Leuwipanjang. Mereka lalu didatangi tiga orang dengan menggunakan satu unit motor. Kompol Kurniawan mengatakan, ketiga orang tersebut mengaku sebagai anggota polisi kepada korbannya.
Selanjutnya, ketiga orang pelaku memeriksa tas dan handphone milik korban dan temannya. Korban dan temannya pun diajak para pelaku menggunakan sepeda motor pelaku dan korban.
Tiba di Jalan Babakan Ciparay, ia mengatakan kedua korban diturunkan pelaku. Sedangkan pelaku pergi dengan alasan hendak membuang air kecil sambil membawa motor korban. Para pelaku langsung kabur ke arah Simpang Lima.
Ia mengatakan korban pun berteriak meminta tolong dan mengejar pelaku. Namun, ketiga pelaku meneriaki korban sebagai begal dan melakukan penganiayaan terhadapnya.
"Korban berteriak-teriak minta tolong dan mengejar pelaku. Namun setelah di sekitar Jalan Babakan Ciparay ketiga pelaku meneriaki korban begal dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban," kata dia.
Ia menyebut ketiga pelaku sendiri telah diamankan ke Polsek Babakan Ciparay. Mereka berinisial YNS, RSD dan AR. Pihaknya mengamankan dua buah sepeda motor.
"Ketiga terduga pelaku telah diamankan," ungkap dia.