Senin 11 May 2026 09:41 WIB

CMM Tusuk Mantan Adik Ipar hingga Tewas, Pelaku Mengaku Dipersulit Bertemu dengan Anak

Motif pelaku menusuk korban hingga tewas diduga karena faktor dendam.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Mas Alamil Huda
Garis Polisi (ilustrasi). Nanda Tritami Raina (26 tahun) tewas ditusuk oleh mantan kakak iparnya, CMM (30 tahun), di Jalan Sekelimus Tengah, RT 04 RW 06, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/5/2026).
Foto: Antara/Arif Pribadi
Garis Polisi (ilustrasi). Nanda Tritami Raina (26 tahun) tewas ditusuk oleh mantan kakak iparnya, CMM (30 tahun), di Jalan Sekelimus Tengah, RT 04 RW 06, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Nanda Tritami Raina (26 tahun) tewas ditusuk oleh mantan kakak iparnya, CMM (30 tahun), di Jalan Sekelimus Tengah, RT 04 RW 06, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/5/2026). Motif pelaku menusuk korban hingga tewas diduga karena faktor dendam.

Kapolsek Bandung Kidul Kompol Sulardjo mengatakan, korban dan pelaku pernah memiliki hubungan keluarga yaitu ipar. Namun, pelaku kini telah bercerai dengan kakak korban. Ia menuturkan pihaknya menduga motif pelaku menusuk korban karena dendam. Pelaku merasa sakit hati dipersulit bertemu dengan anaknya setelah bercerai.

Baca Juga

"Korban ini dulu sering ikut campur urusan keluarga sampai akhirnya bercerai," ucap dia, dikutip Senin (11/5/2026).

Ia menyebut pelaku diduga menyimpan kekesalan karena akses untuk menemui anaknya dipersulit korban. Pelaku akhirnya nekat mendatangi tempat kos korban di Sekelimus Tengah. "Pengakuannya, akses untuk menemui anak dipersulit sama korban, akhirnya dendam," ungkap dia.

Ia mengatakan, pelaku sebelumnya berangkat ke Rancasari menggunakan angkot sekitar pukul 16.00 WIB. Tiba di lokasi, pelaku mencari mantan istri dan anaknya akan tetapi tidak berada di lokasi.

Ia mengatakan, tidak lama berselang, pelaku bertemu korban dan terlibat cekcok hingga adu fisik. Korban sempat menabrak pelaku menggunakan mobil pribadi dan setelah keluar mobil menendang pelaku.

Namun, ia mengatakan pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dapur dan menusuk korban sebanyak empat hingga lima kali di bagian dada. Setelah kejadian itu, pelaku diamankan warga dan Babinkamtibmas serta mengamankan pisau yang digunakan menusuk.

Polisi masih mendalami kasus tersebut dan menyebut pelaku telah merencanakan aksi tersebut. "Udah direncanakan dari pagi yang dipakai itu pisau dapur," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement