REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat meminta pengelola Pasar Caringin untuk menambah kapasitas pengolahan sampah. Ia menuturkan langkah tersebut dilakukan agar sampah tidak menumpuk khususnya di akhir pekan.
Ia menyebut kapasitas pengolahan saat ini masih belum sebanding dengan volume timbulan harian. Dari sekitar 50 ton sampah per hari, sekitar 15 ton masih tertahan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) pasar dan berpotensi menumpuk di akhir pekan.
Pihaknya masih melihat tumpukan sampah di area TPS dan jalan lingkungan sehingga membutuhkan penanganan dengan peningkatan kapasitas pengolahan, sarana prasarana dan optimalisasi sumber daya. Jumhur melanjutkan pihaknya mendorong agar pengelolaan sampah di Pasar Caringin, Kota Bandung dapat terus menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia mengapresiasi langkah pengelolaan sampah di Pasar Caringin yang sudah berjalan dengan baik.
"Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan membuka green jobs bagi masyarakat," ucap dia saat meninjau Pasar Caringin, Ahad (11/5/2026).
Ia menuturkan pengelolaan sampah yang dilakukan di Pasar Caringin menunjukan sampah dapat diolah menjadi barang bermanfaat. Karena itu, pihaknya mendukung pengelolaan tersebut dan dapat direplikasi secara lebih meluas.