REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gempa bumi tektonik magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya, Ahad (17/5/2026) sekitar pukul 22.15 WIB. Titik gempa berada di laut pada jarak 63 kilometer Tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 28 kilometer.
"Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,5," ucap Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, Ahad (17/5/2026).
Ia mengatakan gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut. Teguh mengatakan gempa bumi dirasakan di Palabuhanratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Ciwidey, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, Cianjur.
Selain itu, dirasakan di wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, Jampang Kulon. Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang serta seakan ada truk berlalu.
Namun, ia mengatakan hingga kini belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga pukul 22:42 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
"Belum ada laporan kerusakan bangunan," kata dia. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan memperoleh informasi resmi hanya bersumber dari BMKG. Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi di media sosial.
(N-Muhammad Fauzi Ridwan)