Selasa 26 May 2026 21:45 WIB

Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Ungkap Faktanya

Video dan foto teror pocong yang viral di media sosial membuat warga resah.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Ilustrasi penampakan pocong yang viral muncul di wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Namun hasil pendalaman polisi, informasi itu hoax dan hanya hasil rekayasa usai lima remaja pembuatnya diamankan polisi.
Foto: Youtube
Ilustrasi penampakan pocong yang viral muncul di wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Namun hasil pendalaman polisi, informasi itu hoax dan hanya hasil rekayasa usai lima remaja pembuatnya diamankan polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Kemunculan sosok yang menyerupai pocong yang berkeliaran di malam hari menghebohkan dunia maya di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Sosok berbalut kain putih itu dikabarkan mengetuk pintu hingga jendela rumah warga dan memicu keresahan masyarakat.

Isu tersebut ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir, terutama di wilayah Kecamatan Padalarang dan Ngamprah. Sejumlah warga bahkan mengaku melihat sosok menyerupai pocong berpindah dari satu rumah ke rumah lain sambil menggedor pintu.

Baca Juga

Keresahan warga makin meluas setelah foto dan video penampakan pocong beredar luas di media sosial. Namun belakangan diketahui, rekaman tersebut ternyata bukan kejadian nyata.

Video dan foto yang sempat viral itu ternyata dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pengakuan dari pembuat sekaligus penyebar video pun kini telah beredar di media sosial.

Hal itu dipastikan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait kebenaran video dan foto aksi pocong yang meresahkan warga. Polisi sudah mengamankan lima orang remaja yang membuat atau merekayasa kemunculan pocong menggunakan teknologi.

"Itu dipastikan hoax. Kami sudah amankan lima orang pemuda, mereka merekayasa seolah-olah pocong itu ada kemudian viral dan meresahkan masyarakat," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Teguh Kumara saat dikonfirmasi. Selasa (26/2026).

Hasil keterangan dari kelima pemuda yang diamankan itu, mereka sengaja merekayasa video dan foto kemunculan pocong itu menggunakan teknologi AI. Namun mereka tak menyangka ulah tersebut akan menimbulkan keresahan yang nyata bagi masyarakat.

Advertisement
Berita Lainnya