Jumat 29 May 2026 17:47 WIB

DPRD Kota Bandung Dorong Tenaga Kesehatan Jemput Bola Layani Warga

Negara harus hadir memastikan masyarakat dapat layanan kesehatan layak.

Rep: Muhammad Taufik/ Red: Ferry kisihandi
Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya menghadiri lokakarya mini tribulanan di aula kantor Kecamatan Bandung Kidul, belum lama ini.
Foto: DPRD Kota Bandung
Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya menghadiri lokakarya mini tribulanan di aula kantor Kecamatan Bandung Kidul, belum lama ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pimpinan DPRD Kota Bandung,Edwin Senjaya mendorong petugas kesehatan lebih aktif mendatangi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya warga yang mengalami sakit dan keterbatasan mobilitas.

Hal itu disampaikan Edwin saat menghadiri Lokakarya Mini Tribulanan di Aula Kantor Kecamatan Bandung Kidul, belum lama ini. Ia menegaskan, pelayanan kesehatan tak boleh bersifat pasif. Negara harus hadir memastikan masyarakat dapat layanan kesehatan layak.

“Saya berharap peran petugas kesehatan itu bukan menunggu bola, tapi jemput bola. Pelayanan kesehatannya yang mendatangi warga, petugas kesehatannya turun langsung melihat kondisi masyarakat yang sakit,” ujar Edwin.

Ia menilai, pendekatan langsung ke masyarakat penting dilakukan agar tidak ada warga Kota Bandung yang terabaikan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

Usai kegiatan, Edwin didampingi aparat kewilayahan menyempatkan diri mengunjungi seorang warga di Kelurahan Mengger RW 03 yang tengah berjuang melawan kanker usus dan telah lama terbaring sakit.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepedulian sosial sekaligus memastikan warga yang membutuhkan perhatian mendapatkan pendampingan yang layak.

Pada kesempatan itu, Edwin menyerahkan bantuan sarana olahraga tenis meja untuk sejumlah RW di wilayah Bandung Kidul guna mendukung aktivitas dan kebugaran masyarakat. Selain itu, bantuan seragam untuk ibu-ibu Majelis Taklim turut disalurkan sebagai bagian dari aspirasi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara legislatif, aparat kewilayahan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement