REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Saluran irigasi Leuwi Kuya di Kampung Sukaguna RT 04/07, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dipenuhi sampah. Akibatnya, aliran air tersendat hingga menimbulkan bau tak sedap yang dikeluhkan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampah di saluran irigasi tersebut menumpuk dalam sebulan terakhir. Sebagian besar sampah bukan berasal dari lingkungan sekitar, melainkan terbawa aliran air dari wilayah hulu seperti Cihampelas, Cipatik, hingga Soreang. Sampah yang menyumbat itu berpotensi juga mengakibatkan meluapnya air jika hujan deras.
"Sudah sekitar sebulan ini sampah terus menumpuk. Saat hujan besar, sampah dari daerah hulu terbawa arus lalu tersangkut di sini," kata Arim (55), salah seorang warga di lokasi, Sabtu (30/2026).
Menurutnya, kondisi saluran irigasi yang menyempit dan dangkal menjadi penyebab utama sampah mudah mengendap. Selain dipenuhi sedimen lumpur, sejumlah titik saluran juga mengalami penyempitan sehingga aliran air tidak lagi optimal.
Arim mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah melakukan perbaikan saluran di bagian hulu. Namun, kondisi di wilayah hilir belum tersentuh penanganan sehingga sampah yang terbawa arus justru menumpuk di kawasan tersebut.
"Di bagian hulu memang sudah diperbaiki, tetapi di sini belum. Akibatnya sampah tidak terbawa sampai ke hilir dan akhirnya menyangkut serta menumpuk," sebut dia.