REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melirik pengembangan wisata di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Namun pengembangan wisatanya masih terkendala akses yang belum optimal.
Maka dari itu, Jeje mengatakan Pemkab Bandung Barat akan fokus untuk menyentuh perbaikan infrastruktur seperti jalannya terlebih dahulu. Sebab menurut Jeje, akses jalan mulus akan berperan penting untuk pengembangan bisnis pariwisata di wilayah selatan.
"Kalau tempat wisatanya bagus, jalannya rusak juga orang agak malas. Tapi bertahaplah, kita dari infrastruktur jalannya dulu," kata Jeje saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Menurut Jeje, wilayah selatan memiliki potensi besar untuk menggaet pengunjung dengan keberadaan ragam wisata alamnya. Dari mulai wisata kuliner terapung di Cihampelas dan Cililin, Curug Malela di Rongga yang mirip Air Terjun Niagara di perbatasan Amerika-Kanada, Cidadap Riverside Camp dan wisata alam memikat lainnya.
Namun sebelum fokus melakukan pengembangan, kata dia, Pemkab Bandung Barat akan fokus melakukan perbaikan jalan secara bertahap. Tahun ini ada sejumlah ruas jalan di wilayah selatan yang masuk anggaran untuk diperbaiki. Seperti Jalan Rongga-Cipari, Jalan Cijenuk-Puncaksari.
Selanjutnya, Jalan Gununghalu-Datarpuspa, Jalan Celak-Sodong, Jalan Rancapanggung-Ugrem, Jalan Malaka-Cijenuk, Jalan Rancapanggung-Cikadu, Jalan Ciririp-Buninagara-Bungsaya, Jalan Cililin-Sukatani, Jalan Cililin-Budiharja, Jalan Cihampelas-Sayuran dan lainnya.
"Nanti mulai ke tahap tempat pariwisatanya kita perbaiki, mana-mana potensi yang bisa lebih baik. Nanti kita data, kita akan memberikan perhatian lebih. Tapi fokus kami tentu di awal hanya infrastruktur jalan," ujar Jeje.
Dirinya melanjutkan, Pemkab Bandung Barat bakal melakukan pemerataan pembangunan di semua wilayah. Tidak hanya tersentralisir di wilayah utara yang terdapat banyak objek wisatanya, tapi juga ke wilayah barat dan selatan yang juga memiliki potensi besar.
"Untuk itu, kami berkomitmen untuk bisa melakukan pembangunan secara menyeluruh, tidak hanya di daerah utara saja, tapi seluruh wilayah Bandung Barat agar semua masyarakat bisa merasakan dampaknya," kata Jeje.