Jumat 05 Jun 2026 14:05 WIB

Rupiah Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata di Jabar Hentikan Sebagian Armada

Tingginya biaya operasional bus menjadi salah satu faktor pemicunya.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Nilai tukar rupiah ke dolar AS tembus Rp18 ribu.
Foto: Republika/Prayogi
Nilai tukar rupiah ke dolar AS tembus Rp18 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pengusaha bus pariwisata di Jawa Barat bakal menghentikan sebagian operasional bus akibat dampak rupiah yang tembus Rp 18.000 per dolar AS. Mereka menyebut harga suku cadang kendaraan mengalami kenaikan yang berdampak biaya operasional bus tinggi.

"Bukan tidak akan beroperasi, akan tetapi menghentikan operasional beberapa armadanya karena imbas nilai tukar rupiah anjlok terhadap dolar yang berdampak naiknya suku cadang kendaraan bus mengakibatkan biaya operasi bus menjadi tinggi," ucap Herdis Subarja, Sekjen Ikatan Perusahaan Otobus Pariwisata Jawa Barat saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga

Ia menuturkan para pengusaha bus pariwisata terpukul dengan kondisi rupiah yang tembus Rp 18.000 per dolar AS. Sebab dampaknya menyebabkan kenaikan harga suku cadang terus melonjak sementara pendapatan semakin menurun.

"Pesanan atau order sewa bus pariwisata semakin menurun terus sejak awal tahun 2026 bahkan kondisi belum pulih di mana tahun 2025 gubernur Jabar melarang kegiatan study tour sekolah di Jawa Barat. Kondisi perusahaan bus pariwisata saat ini semakin parah," ungkap dia.

Berita Lainnya

Rekomendasi