Jumat 05 Jun 2026 14:23 WIB

Foto dan Video Pocong Berkeliaran di Bandung Barat, Ternyata Buatan AI

Pemkab Bandung Barat mengingatkan masyarakat tak mudah tertipu.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Penampakan pocong jadi-jadian.
Foto: Youtube
Penampakan pocong jadi-jadian.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pemkab Bandung Barat meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Peringatan itu diberikan menyusul viralnya kemunculan sosok pocong di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah yang ternyata hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). 

"Teknologi terus berkembang dan memberikan banyak kemudahan. Namun penggunaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif maupun merugikan pihak lain," imbuh Kepala Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat, Roni Rudiana saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

Baca Juga

Roni juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital membuat berbagai konten dapat menyebar dengan sangat cepat, terlepas dari benar atau tidaknya informasi tersebut.

"Sekarang informasi sangat mudah beredar dan diterima masyarakat. Baik informasi yang benar maupun yang belum tentu kebenarannya, semuanya bisa tersebar dalam waktu singkat," kata dia.

Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri untuk memeriksa dan memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima sebelum menyebarkannya kembali kepada orang lain. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran kabar bohong yang dapat memicu keresahan publik.

"Pastikan dulu informasi yang diterima valid atau tidak. Jangan sampai hoaks yang beredar justru menimbulkan ketakutan maupun kegaduhan di tengah masyarakat," ucap Roni.

Roni menjelaskan, perkembangan teknologi AI saat ini memungkinkan siapa saja membuat konten digital yang tampak realistis dan sulit dibedakan dengan kondisi sebenarnya. Sebagai upaya menangkal penyebaran informasi palsu, Diskominfotik Bandung Barat juga menyediakan layanan KBB Saber Hoaks yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksa kebenaran berbagai informasi yang beredar.

"Apabila masyarakat menemukan informasi yang diragukan keabsahannya, bisa melaporkannya melalui KBB Saber Hoaks untuk dilakukan pengecekan," kata dia.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi