Sabtu 06 Jun 2026 13:53 WIB

Lebih dari 21 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Kabupaten Bandung Barat, Ini Hasil Pemeriksaannya

Pertugas memastikan daging dan jeroan hewan kurban yang diterima masyarakat aman.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Dwi Murdaningsih
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Dinas Perikanan dan Peternakan KBB mengecek dan melakukan pemeriksaan hewan kurban. Petugas menemukan lebih dari 1.000 ekor hewan kurban belum cukup umur. 
Foto: Republika/Ferry Bangkit Rizki
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Dinas Perikanan dan Peternakan KBB mengecek dan melakukan pemeriksaan hewan kurban. Petugas menemukan lebih dari 1.000 ekor hewan kurban belum cukup umur. 

 

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat mengungkap hasil pemeriksaan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah berjalan lancar. Ribuan hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

"Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi penyakit menular sejak dini, memastikan umur hewan memenuhi syarat kurban, serta menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak," kata Kepala Dispernakan KBB, Wiwin

Pada tahap pemeriksaan ante mortem yang berlangsung pada 11-26 Mei 2026, sebanyak 61 petugas diterjunkan ke 16 kecamatan. Tim tersebut terdiri atas 33 petugas Dispernakan dan 28 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 11.547 ekor hewan kurban diperiksa di 237 lapak penjualan. Jumlah tersebut terdiri dari 6.127 ekor sapi, 21 ekor kerbau, 5.375 ekor domba, dan 24 ekor kambing.

Dari total hewan yang diperiksa, sebanyak 10.116 ekor dinyatakan sehat dan diberikan label kesehatan oleh petugas. Sementara itu, pemeriksaan post mortem dilakukan pada 27-30 Mei 2026 atau selama Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik. Sebanyak 77 petugas diterjunkan, terdiri atas 52 petugas Dispernakan dan 25 mahasiswa kedokteran hewan Unpad.

Pada tahun ini, jumlah hewan yang disembelih mencapai 21.002 ekor, terdiri atas 4.793 sapi, 37 kerbau, 15.077 domba, dan 1.095 kambing. Angka tersebut meningkat 3.485 ekor dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 17.517 ekor.

Hasil Pemeriksaan

Dalam pemeriksaan pasca penyembelihan, petugas menemukan 45 kasus kelainan pada organ hati akibat infestasi cacing hati. Temuan tersebut terdiri atas 25 ekor sapi dan 20 ekor domba.

Menurut Wiwin, bagian hati yang mengalami kerusakan langsung dipisahkan dan dimusnahkan, sedangkan bagian yang masih memenuhi standar kesehatan dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

"Temuan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan post mortem dalam memastikan daging dan jeroan hewan kurban yang diterima masyarakat tetap aman dan layak konsumsi," ujar dia.

Wiwin melanjutkan, secara keseluruhan pelaksanaan pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Bandung Barat berlangsung aman dan lancar. "Alhamdulillah, seluruh rangkaian pemeriksaan hewan kurban, baik ante mortem maupun post mortem, berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merasa lebih tenang dalam mengonsumsi daging kurban," kata Wiwin.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi