Selasa 30 Jun 2026 02:17 WIB

Bercucuran Darah, PMI Asal Cianjur Diduga Korban TPPO di Libya Minta Tolong Presiden dan KDM

PMI itu meminta Presiden dan KDM untuk memulangkannya ke Indonesia.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Foto: Antara
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ai Juariah, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar), viral di media sosial (medsos). Ai, yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), memohon agar bisa dipulangkan ke Indonesia. 

Dalam video yang memperlihatkan dirinya, Ai menyampaikan ingin dipulangkan dan mengaku sudah tak sanggup. Ai juga mengatakan dia bekerja di dua rumah. Ia diduga bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Baca Juga

"Saya bukan enggak kuat mental, tapi saya sering pingsan, sering sakit," ujar Ai sambil menangis dan sesekali menyeka darah dari wajahnya. 

Ai meminta Presiden untuk menolongnya. "Tolong ya Bapak Presiden, Bapak KDM (Gubernur Jabar Dedi Mulyadi). Saya meminta tolong pada beliau karena panutan masyarakat," katanya. 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi