REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Sebanyak 15.000 ekor benih ikan nila kini jadi penghuni baru Situ Cimalongpong, di Kelurahan Ciporang, Kabupaten Kuningan. Keberadaannya dimaksudkan sebagai upaya menjaga kelestarian perairan umum sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Belasan ribu ekor benih ikan nila itu ditebar di Situ Cimalongpong sebagai kegiatan restocking di perairan tersebut, Rabu (24/6/2026).
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan, penebaran 15 ribu benih ikan nila merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian ekosistem perairan umum. Ia berharap, dalam waktu sekitar tiga bulan kedepan, ikan tersebut dapat dipanen dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Menurutnya, Situ Cimalongpong memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis masyarakat. Keindahan situ, ditambah penataan kawasan yang baik, diyakini mampu menjadi daya tarik baru sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
“Potensinya sangat besar. Kedepan bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata, ada fasilitas pendukung, tempat usaha masyarakat, dan penataan kawasan yang lebih baik sehingga memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” kata Dian.
Lurah Ciporang, Dadi Setiadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Bupati Kuningan terhadap masyarakat Ciporang. Menurutnya, Situ Cimalongpong merupakan aset kebanggaan warga yang terus ditata dan dikembangkan secara gotong royong bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama pengurus situ dan warga sekitar, Situ Cimalongpong terus dibenahi. Sebelumnya masyarakat juga telah menanam ikan secara swadaya dan hari ini mendapat tambahan benih dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain program restocking ikan, bupati juga merespons sejumlah aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di kawasan situ. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menindaklanjuti perbaikan bagian tembok penahan situ yang mengalami kerusakan agar tidak semakin meluas.