Selasa 30 Jun 2026 18:18 WIB

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meningkat, Warga di Sekitar Selat Sunda Diminta Waspada

Warga diminta tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya.

Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda mengalami peningkatan.
Foto: PVMBG
Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda mengalami peningkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN -- Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat di sekitar wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mengatakan peningkatan aktivitas tersebut terpantau dari hasil pengamatan visual maupun kegempaan yang terekam melalui peralatan pemantauan gunung api. “Saat ini Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup tinggi sehingga masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya,” katanya.

Baca Juga

Ia menjelaskan pemantauan dilakukan secara intensif selama 24 jam untuk mendeteksi perkembangan aktivitas gunung api tersebut. Data hasil pengamatan menjadi dasar dalam menentukan langkah mitigasi guna mengurangi risiko bencana.

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan aktivitas kegempaan dan embusan masih terekam alat pemantau. Kondisi tersebut menjadi indikator aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Karena itu, masyarakat, wisatawan, maupun nelayan diimbau tidak beraktivitas dalam radius yang telah direkomendasikan otoritas vulkanologi guna menghindari risiko yang dapat ditimbulkan akibat erupsi maupun lontaran material vulkanik.

“Gunung Anak Krakatau masih dalam status Level II, atau Waspada, nelayan dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati dalam radius dua kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau,” ucapnya.

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi