Jumat 24 Jul 2026 08:59 WIB

Tagih Janji Pemerintah, Ratusan Petani Indramayu Jalan Kaki ke Jakarta

Mereka berjalan menyusuri Jalur Pantura menuju Jakarta.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu
Lahan padi mulai mengering akibat kekurangan air.
Foto: EPA/HOTLI SIMANJUNTAK
Lahan padi mulai mengering akibat kekurangan air.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Indramayu (STI) menggelar aksi longmarch dari Indramayu menuju Istana Negara Jakarta, Kamis (23/7/2026). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas janji Kementerian Pertanian (Kementan) yang tak kunjung diwujudkan.

Aksi jalan kaki petani itu dimulai dari wilayah Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur. Mereka berjalan menyusuri Jalur Pantura menuju Jakarta.

Baca Juga

Ketua STI, Casudi, menjelaskan ada dua janji yang ditagih oleh petani kepada Kementerian Pertanian (Kementan) hingga akhirnya mereka melakukan aksi tersebut. Pertama, terkait dua titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang dijanjikan saat peringatan Hari Tani tanggal 24 September 2025 lalu. Kedua, proposal bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang pernah diajukan oleh STI ke Kementan.

“Kami menagih janji Menteri Pertanian,” tukas Casudi.

Casudi menyatakan, aksi jalan kaki itu merupakan bentuk keseriusan petani dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Ia menegaskan, akan terus berjuang hingga memperoleh kepastian.

Berita Lainnya

Rekomendasi