Sabtu 25 Jul 2026 15:14 WIB

Archipelago Hotels Hadirkan Menu Japanese Street Food

Masyarakat Indonesia sangat menyukai jajanan dari Jepang.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Archipelago Hotels menghadirkan sejumlah menu jajanan Japanese Street Food bagi para pengunjung hotel di seluruh Indonesia selama bulan Juli hingga Desember tahun 2026 mendatang bertajuk 60 seconds to Tokyo. Mereka menilai masyarakat Indonesia sangat menyukai jajanan dari Jepang.
Foto: M Fauzi Ridwan/ Republika
Archipelago Hotels menghadirkan sejumlah menu jajanan Japanese Street Food bagi para pengunjung hotel di seluruh Indonesia selama bulan Juli hingga Desember tahun 2026 mendatang bertajuk 60 seconds to Tokyo. Mereka menilai masyarakat Indonesia sangat menyukai jajanan dari Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Archipelago Hotels menghadirkan sejumlah menu jajanan Japanese Street Food bagi para pengunjung hotel di seluruh Indonesia selama bulan Juli hingga Desember tahun 2026 mendatang bertajuk 60 seconds to Tokyo. Mereka menilai masyarakat Indonesia sangat menyukai jajanan dari Jepang.

Dalam festival jajanan Jepang yang digelar di Hotel Neo disajikan menu seperti Takoyaki, Katsu, Tempura dan jajanan lainnya khas Jepang.

Senior Director of Communications & PR Sari Kusumaningrum mengatakan 60 second to Tokyo, Japanese Street Food Festival yang digelar di Hotel Neo, Kota Baru Parahyangan, Jumat (23/7/2026) malam rangkaian dari Archipelago Global Flavour Series. Sebelumnya, ia menyebut pihaknya menggelar 60 second to Seoul.

"Kami karena sukses dengan acara 60 second to Seoul makanan-makanan Korea dari bulan Januari sampai Juni, kita melanjutkan 60 seconds to Tokyo, makanan street food Jepang dari bulan Juli sampai Desember," ucap dia di sela-sela acara.

Ia melihat pengunjung hotel banyak yang memesan makanan seperti hamburger. Akan tetapi, mereka memilih cita rasa hamburger ala Korea atau Jepang dan bukan sepenuhnya ala barat.

"Dari situ kita melihat, oke, ternyata orang Indonesia suka ya makanan-makanan hamburger, tapi bukan yang purely western tapi ada touch dari makanan yang bumbu-bumbu Korea atau Jepang," ucap dia.

Berita Lainnya

Rekomendasi