Sabtu 08 Aug 2026 02:29 WIB

Debit Air Bendungan Cipancuh Indramayu Nol Akibat Kekeringan, Ancam Ribuan Hektare Sawah

Momen surutnya air itu bahkan dimanfaatkan sejumlah warga sekitar untuk memanen ikan

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu
Warga menangkap ikan dan udang di Bendungan Cipancuh, Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Saat ini Bendungan Cipancuh mengalami kekeringan hingga ketinggian air nol.
Foto: Lilis Sri Handayani/Republika
Warga menangkap ikan dan udang di Bendungan Cipancuh, Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Saat ini Bendungan Cipancuh mengalami kekeringan hingga ketinggian air nol.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Bendungan Cipancuh yang terletak di wilayah Kabupaten Indramayu barat dilaporkan mengalami kekeringan parah dengan debit air mencapai angka nol. Kondisi itupun membuat areal persawahan di sejumlah kecamatan terancam gagal panen.

Berdasarkan pantauan, Jumat (7/8/2026), bendungan yang dulunya dipenuhi air kini berubah menjadi daratan dengan menyisakan sedikit genangan di celah-celah kontur tanah yang tak rata. Momen surutnya air itu bahkan dimanfaatkan sejumlah warga sekitar untuk memanen ikan yang terdampar di dasar bendungan. 

Baca Juga

Situasi itu menjadi ancaman serius, termasuk bagi areal persawahan di Kecamatan Haurgeulis yang selama ini mengandalkan pasokan air dari Bendungan Cipancuh. Kini, satu-satunya harapan mereka hanyalah aliran Sungai Cipunegara yang debitnya juga terbatas.

"Kecamatan Haurgeulis selama ini mendapat pasokan airnya langsung dari Bendungan Cipancuh. Sekarang otomatis hanya bisa mengandalkan air dari Sungai Cipunegara," ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang.

Berita Lainnya

Rekomendasi