Selasa 11 Aug 2026 14:14 WIB

Perahu Bercadik Terbalik Dihantam Ombak di Pangandaran, Satu ABK Hilang Enam Selamat

Satu orang yang hilang masih dalam pencarian.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Kapal tenggelam (ilustrasi)
Foto: Antara/Jessica Wuysang
Kapal tenggelam (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Perahu katir atau bercadik yang ditumpangi tujuh anak buah kapal (ABK) terbalik akibat dihantam ombak besar di perairan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, Senin (10/8/2026) sore. Akibatnya, satu orang ABK Supriyanto (40 tahun) dilaporkan hilang sedangkan enam orang lainnya berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan Pos Sar Pangandaran tengah melakukan operasi pencarian dan pertolongan ke satu orang ABK perahu katir yang dilaporkan hilang. Sedangkan enam orang ABK lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga

Keenam korban yang selamat yaitu Warsono (41 tahun), Ratiman (31 tahun), Saeful Akbar (23 tahun), Aep Saepulloh (45 tahun), Sukiman (60 tahun) dan Admin (50 tahun). Ia mengatakan satu tim penyelamatan diberangkatkan untuk melakukan pencarian, Selasa (11/8/2026). Pihaknya mengoptimalkan sumber daya dan peralatan selama masa pencarian.

“Tim SAR telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” kata dia, Selasa (11/8/2026).

Operasi pencarian korban melibatkan Basarnas, Pos SAR Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran. Serta tim lainnya terlibat melakukan upaya pencarian.

"Tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan kondisi di lapangan," ungkap dia.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat relatif cerah.

Berita Lainnya