REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ratusan warga Garut Selatan yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Banjarwangi Singajaya Pendeuy (Gempa BSP) menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (20/8/2026). Mereka melakukan aksi demonstrasi karena Jalan Banjarwangi 11 tahun dibiarkan rusak parah dan tidak diperbaiki.
Ketua GSP Alan Muhtar mengatakan akses jalan Banjarwangi, Singajaya, hingga Kecamatan Cipendeuy mengalami kerusakan parah dan dibiarkan tidak diperbaiki. Ia mengatakan kondisi jalan yang rusak parah menghambat aktivitas masyarakat.
"Sebelas tahun tak kunjung diperbaiki," ucap dia, Kamis (20/8/2026).
Ia mengatakan akses jalan yang rusak melumpuhkan jalur distribusi hasil pertanian, memutus akses anak yang hendak sekolah hingga menghambat evakuasi medis warga yang sakit. Alan mengatakan masyarakat meminta hak dasar yaitu kondisi jalan yang layak.