Sabtu 29 Aug 2026 15:20 WIB

15 Ribu Wisatawan ke Bandung Lewat Bandara Husein Sastranegara yang Baru Direaktivasi

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan belum lama ini.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang yang dioperasikan Garuda Indonesia dan Citilink di Bandara Husein Sastranegara dengan berbagai rute, seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar, sementara penerbangan internasional ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang yang dioperasikan Garuda Indonesia dan Citilink di Bandara Husein Sastranegara dengan berbagai rute, seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar, sementara penerbangan internasional ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat melaporkan wisatawan yang berkunjung ke Bandung menggunakan Bandara Husein Sastranegara mencapai 15 ribu orang selama periode 14-26 Agustus 2026. Seperti diketahui, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan belum lama ini.

Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat Hendra Sofyan mengatakan 15.664 orang penumpang dan di antaranya wisatawan datang ke Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara. Ia melanjutkan okupansi hotel pun naik 25-35 persen terutama di akhir pekan.

Baca Juga

Ia melanjutkan Bandara Husein Sastranegara pun mendukung aktivitas perdagangan dan logistik di Jawa Barat. Hendra mengatakan reaktivasi bandara berdampak positif bagi Kota Bandung dan sekitarnya.

"Okupansi hotel meningkat, restoran juga menunjukkan perkembangan positif," ungkap dia.

Ia mengatakan Bandara Husein Sastranegara harus dikemas dengan mengedepankan identitas budaya Sunda agar wisatawan dapat merasakan kekhasan Jawa Barat. Ke depan pihaknya mendorong wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Bandung Raya.

Namun, Hendra mengatakan diharapkan wisatawan dapat berwisata ke Garut, Cirebon, Majalengka hingga kawasan Jawa Barat selatan. Salah satu yang terus diupayakan agar konektivitas semakin baik.

"Wisatawan diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di Jawa Barat," kata dia.

Dengan begitu, ia mengatakan manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

Berita Lainnya

Rekomendasi