REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Dinas Kesehatan Kota Cirebon terus menggenjot capaian target imunisasi Campak-Rubella (MR) bagi anak. Hal itu menyusul masih berlakunya status kejadian luar biasa (KLB) Campak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty, menyebutkan, di Kota Cirebon total terdapat 38.730 anak yang menjadi sasaran imunisasi MR. Dari jumlah itu, sebanyak 32.893 anak telah diimunisasi dan 5.837 anak lainnya masih terus diupayakan untuk menerima vaksin tersebut.
“Capaian imunisasi MR di Kota Cirebon masih berada di angka 84,9 persen,” ujar Maria, Senin (31/8/2026).
Seperti diketahui, status KLB Campak di Kota Cirebon telah ditetapkan sejak 20 Februari 2026. Hal itu seiring dengan ditemukannya kasus campak.
Ia menjelaskan, status KLB Campak di Kota Cirebon hingga kini masih berlaku karena rantai penularannya masih aktif. Untuk itu, imunisasi MR terus diupayakan agar terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat.
Imunisasi itu diberikan kepada anak usia sembilan bulan hingga kurang dari 13 tahun. Dibutuhkan cakupan imunisasi minimal 95 persen untuk mencapai kekebalan kelompok tersebut.
Untuk mempercepat pencapaian target imunisasi, Dinkes Kota Cirebon pun melibatkan 100 kader Posyandu. Mereka berasal dari 22 kelurahan yang tersebar di Kota Cirebon.
“Para kader ini berperan besar dalam menyampaikan informasi mengenai imunisasi,” kata Maria.