Selasa 01 Sep 2026 14:04 WIB

TNI AD Bantah Jembatan Pengandaran Ambruk, Hanya Tali Sling Lepas Jadinya Miring

Jembatan yang dibangun kodim itu melebihi kapasitas saat ambruk.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Jembatan gantung Pongpet di Kampung Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran ambruk saat diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Ahad (30/8/2026) sore
Foto: Tangkapan Layar
Jembatan gantung Pongpet di Kampung Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran ambruk saat diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Ahad (30/8/2026) sore

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- TNI Angkatan Darat melalui Dispenad menjelaskan, struktur utama Jembatan Gantung Pongpet di Pangadandaran, Jawa Barat, tidak ambruk secara keseluruhan. Bagian yang bermasalah adalah tali sling sisi kiri yang terlepas dari pengikat utama, sehingga jembatan menjadi miring.

"Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya," tulis Dispenad dalam keterangannya.

Baca Juga

Dispenad juga menyebut jembatan dengan panjang 60 meter itu memiliki kapasitas maksimal 50 orang. Namun usai peresmian, jumlah warga yang melintas melebihi ketentuan tersebut.

"Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran telah memberikan sosialisasi dan memasang papan pemberitahuan. Namun antusiasme warga menyebabkan ketentuan itu tidak diindahkan," lanjut keterangan tersebut.

Berita Lainnya

Rekomendasi