REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati mengatakan tantangan fiskal yang dihadapi Jawa Barat membutuhkan kerja keras bersama. Menurutnya, menjaga kondisi keuangan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen pentahelix harus mengambil peran.
Tina mengatakan peran aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Pelayanan publik yang optimal harus berjalan seiring dengan pengelolaan anggaran yang sehat dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, kepatuhan para pelaku usaha dalam membayar pajak serta kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan juga turut menentukan kekuatan fiskal Jawa Barat. Penerimaan dari pajak menjadi salah satu sumber penting untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semua punya peran. ASN bekerja keras melayani masyarakat, para pengusaha taat membayar pajak, dan masyarakat juga tertib membayar pajak kendaraan. Kalau semuanya berjalan bersama, insya Allah Jawa Barat akan semakin istimewa,” ujar Tina, Rabu (2/9/2026).
Menurut Tina, kondisi fiskal daerah tidak bisa hanya dilihat dari sisi pendapatan dan belanja pemerintah. Ada ekosistem yang saling berkaitan antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, maupun media.