Rabu 16 Sep 2026 16:37 WIB

Asap Karhutla Punclut Bandung Selimuti Sekolah Hingga Rumah sakit

Aktivitas pembelajaran dan rumah sakit tetap berjalan meski mengganggu masyarakat.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Foto: Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan asap dari kebakaran lahan di area tanah kosong di kawasan Punclut, Kota Bandung berdampak ke dua sekolah SD, satu SMP dan satu rumah sakit Salamun. Namun, begitu aktivitas pembelajaran dan rumah sakit tetap berjalan meski mengganggu masyarakat.

"Tiga, satu SMP dan dua SD (terdampak asap)," ucap dia di kawasan Punclut, Kota Bandung, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga

Farhan mengatakan, meski terdampak aktivitas aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah tersebut tetap berlangsung. "Kena asap tapi tidak menghentikan proses belajar-mengajar," kata dia.

Tak hanya sekolah, satu rumah sakit Salamun ikut terdampak asap. Pemkot Bandung membutuhkan tiga hari untuk memadamkan api kebakaran.

Selain itu, bakal dilakukan penutupan lahan kosong agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah. Ia menduga sampah-sampah dari luar wilayah Kota Bandung dibuang di tanah kosong tersebut.

"Sampah sudah bercampur dengan sampah biasa," kata dia.

Berita Lainnya

Rekomendasi