REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Seorang ASN Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor Bayu Zulkarnaen (35 tahun) dilaporkan hilang. Namun, muncul kabar jika Bayu ternyata berada di Sukabumi di rumah istri mudanya. Kabar itu pun dibantah polisi.
Polresta Bogor Kota memastikan video yang menyebut Bayu telah ditemukan di Sukabumi merupakan informasi yang tidak benar. Bayu sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tercebur ke Sungai Cisadane saat perjalanan pulang ke rumahnya di Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestiawan mengatakan, hingga Kamis (17/9/2026), Bayu belum ditemukan dan polisi masih melakukan penyelidikan. “Belum (ditemukan), masih dalam penyelidikan,” kata Arie, Kamis (17/9/2026).
Polresta Bogor Kota kemudian melakukan pengecekan dan koordinasi dengan sejumlah jajaran kepolisian untuk memastikan informasi mengenai penemuan Bayu. Koordinasi juga dilakukan dengan Polres Sukabumi.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam mengatakan, hasil pengecekan di enam polsek dan enam unit reskrim yang berada di jajaran Polresta Bogor Kota tidak menemukan adanya pengamanan terhadap Bayu. “Jadi itu pihak Reskrim sudah koordinasi ke enam polsek sama di enam unit reskrim yang ada di Polresta, itu tidak ada yang mengamankan ASN atas nama Bayu,” kata Imam.
Koordinasi dengan Polres Sukabumi juga memberikan hasil serupa. Polisi memastikan tidak ada informasi mengenai Bayu ditemukan ataupun diamankan di wilayah hukum tersebut.
“Tadi saya sudah koordinasi dengan KBO Reskrim, koordinasi dengan Polres Sukabumi. Nah, itu juga sama, belum ada. Belum ada ditemukan atau mengamankan yang atas nama ASN Bayu tersebut. Jadi kalau untuk berita (kabar Bayu ditemukan) itu hoax,” imbuhnya.