Kamis 24 Sep 2026 20:21 WIB

Kemenkes Klaim Kasus Influenza A Masih Tertangani di Rumah Sakit

Influenza sudah dapat diselesaikan di daerah sebab memiliki laboratorium kesehatan.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah dari sejumlah calon haji sebelum divaksinasi di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Dinas Kesehatan Kota Samarinda melakukan vaksinasi meningitis dan influenza kepada 1.071 orang calon haji Kota Samarinda tahun 2026 sebagai syarat wajib sebelum melaksanakan ibadah ke Arab Saudi.
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah dari sejumlah calon haji sebelum divaksinasi di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Dinas Kesehatan Kota Samarinda melakukan vaksinasi meningitis dan influenza kepada 1.071 orang calon haji Kota Samarinda tahun 2026 sebagai syarat wajib sebelum melaksanakan ibadah ke Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memonitor perkembangan kasus influenza khususnya influenza A yang mengalami peningkatan termasuk di Jawa Timur. Dari hasil pemantauan, mereka menyebut kasus influenza masih dapat tertangani di daerah masing-masing.

"Setiap hari melihat dan memonitor kondisi penyakit influenza di seluruh tanah air. Mana yang meningkat sangat tajam, mana yang tidak. Karena biasanya setiap tahun kita juga sudah tahu," ucap Sekjen Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga

Ia menuturkan apabila terjadi peningkatan kasus secara drastis maka akan dilakukan pengecekan termasuk penyebabnya. Sejauh ini kasus influenza tidak terlalu parah dan dapat ditangani di rumah sakit.

"Selama ini kita mendapatkannya tidak terlalu parah untuk influenzanya, dan kita sudah siapkan rumah sakit agar pasien bisa langsung ditangani dengan lebih baik," kata dia.

Ia melanjutkan kasus influenza sudah dapat diselesaikan di daerah sebab memiliki laboratorium kesehatan masyarakat. Sehingga pengujian dilaksanakan di sana.

"Kalau influenza kan lebih ke virus, mereka sudah bisa melakukan pengujian itu. Nanti tinggal menyampaikan laporan berkala ke kami," ungkap dia.

Berita Lainnya

Rekomendasi