REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pembangunan Jembatan Rawabogo atau Sasak Sancang di Kampung Babakan Garut, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dimulai. Jembatan lama yang terbuat dari kayu dan beratap seng telah dibongkar untuk digantikan dengan jembatan berkonstruksi baja yang lebih kuat dan tahan lama.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, jembatan baru tersebut dibangun untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga.
“Jembatan ini (lama) kita bongkar dan dibangun dengan konstruksi baja yang lebih kuat dan aman dan lebih tahan lama,” kata Jeje saat dikonfirmasi, Kamis (23/9/2026).
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat, pembangunan Jembatan Rawabogo dikerjakan PT Moses Putra Perkasa dengan pengawasan PT Ganesha Pratama Consultan. Nilai kontrak pekerjaan tersebut mencapai Rp7,91 miliar.
Jeje mengatakan, jembatan baru memiliki panjang sekitar 21 meter dan lebar sekitar 6 meter. Konstruksinya menggunakan pondasi bored pile, struktur abutment atau pier, girder baja, railing jembatan, serta pekerjaan rigid pavement dan perkerasan aspal dengan kedalaman sekitar 6 meter.
Jembatan yang melintang di atas Sungai Ciminyak tersebut menjadi akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Sindangkerta. Jembatan tersebut juga dapat menjadi akses alternatif menuju Ciwideuy, Kabupaten Bandung.
Jeje mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Pada tahun ini, Pemkab Bandung Barat menangani 34 ruas jalan dan satu jembatan.
Pemkab Bandung Barat juga menambah tiga paket perbaikan jalan serta melanjutkan penanganan tujuh ruas jalan yang sebelumnya telah mulai dikerjakan.
“Memang masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kita terus melakukan percepatan. Kita kerjakan secara bertahap, kita prioritaskan yang paling dibutuhkan masyarakat,” tutur Jeje.
Jeje berharap pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah yang dilalui.
“Dengan segala daya dan upaya, kami akan terus mempercepat perbaikan infrastruktur secara merata di Bandung Barat,” kata Jeje.