Jumat 25 Sep 2026 20:31 WIB

Wali Kota Bandung Minta Camat dan Lurah tidak Kalah Cepat dari Medsos

Kewilayahan memiliki mata di mana pun untuk mengetahui permasalahan yang muncul.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Mas Alamil Huda
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Foto: Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta camat dan lurah agar tidak kalah cepat dari media sosial terkait masalah yang muncul. Ia mengaku akan mengumpulkan para camat dan lurah untuk memberitahu hal tersebut.

"Pak gubernur juga sudah bilang, kalau sampai ada terjadi sesuatu, maka yang paling bertanggung jawab adalah kewilayahan. Maka kewilayahan, camat, lurah ini selagi saya betul-betul aktifkan kembali, jangan sampai kalah cepat oleh media sosial," ucap dia di DPRD Sidang Paripurna HUT Kota Bandung ke 216, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga

Ia menuturkan, kewilayahan memiliki mata di mana pun untuk mengetahui permasalahan yang muncul. Di samping itu, Farhan mengatakan ekonomi masyarakat Kota Bandung di masa kepemimpinannya sudah lebih mapan dan dianggap lompatan luar biasa.

Namun, di satu sisi pembangunan infrastruktur belum sepenuhnya dituntaskan. Bahkan sesudah pandemi Covid-19 belum ada pembangunan kembali.

"Infrastruktur besar di Kota Bandung itu hanya dua, jalan layang dan bus. Itu saja. Tidak ada lagi yang lain," kata dia.

Selain itu, kualitas jalan dan kualitas trotoar belum cukup memadai untuk ramah pejalan kaki. Ia mengaku saat ini tengah menyelesaikan pembangunan infrastruktur di wilayah padat wisatawan dan masyarakat menjalankan usah a ekonomi tinggi.

"Tahun depan kita akan fokus kepada perbaikan infrastruktur jalan, trotoar, drainase di wilayah pusat perekonomian. Ya, seperti sayap Sudirman, sayap Peta, dan lain-lain," kata dia.

Selain itu, pada tahun 2028 akan fokus menangani masalah banjir. Selanjutnya masalah pemukiman.

Berita Lainnya

Rekomendasi