Senin 28 Sep 2026 23:16 WIB

Kasus Influenza A Naik, Warga Diminta Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

IGD di rumah sakit dipenuhi pasien.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Warga antre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2026). Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat hingga Jumat 25 September 2026 terdapat 65 kasus positif influenza tipe A di Kota Bandung serta pihaknya menghimbau agar masyarakat diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Warga antre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2026). Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat hingga Jumat 25 September 2026 terdapat 65 kasus positif influenza tipe A di Kota Bandung serta pihaknya menghimbau agar masyarakat diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Kasus Influenza A kini sedang melonjak di Indonesia. Kota Cimahi, Jawa Barat juga turut waspada setelah kunjungan ke fasilitas kesehatan meningkat serta Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit menjadi lebih padat.

"Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza, termasuk Influenza A. Terutama saat ini kunjungan ke fasilitas kesehatan meningkat dan IGD rumah sakit menjadi lebih padat," imbuh Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

Baca Juga

Meski tidak spesifik disebabkan Influenza A, namun Dinas Kesehatan Kota Cimahi menerima laporan hampir semua fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit mengalami lonjakan pasien. Alhasil, terjadi kepadatan penanganan khususnya di IGD.

"Hampir semua rumah sakit pada intinya ada peningkatan pasien meski tidak spesifik disebabkan Influenza A. Tapi Influenza A sekarang memang lagi naik, namun demikian masyarakat tidak perlu panik," kata Mulyati.

Dirinya menjelaskan, Influenza A merupakan virus yang menginfeksi saluran pernapasan dan dapat menular melalui percikan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, serta melalui tangan atau benda yang terkontaminasi.

Berita Lainnya

Rekomendasi