REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Prevalensi penyakit TBC dan Kusta di Kabupaten Cirebon, tinggi. Untuk mengatasi hal itu, Dinkes Kabupaten Cirebon menjalankan sejumlah strategi.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, hingga Agustus 2024 ditemukan 6.199 kasus baru TBC dan 125 kasus baru kusta. Kasus tersebut juga tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi ditemukan pada anak-anak.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Cirebon, Edi Susanto mengatakan, TBC dan kusta masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan penanganan bersama. Ia menyebut, penanggulangan kedua penyakit tersebut menghadapi sejumlah tantangan.
Adapun tantangan itu mulai dari kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, demografi, hingga tata laksana kasus. “Karena itu, Dinkes Kabupaten Cirebon menjalankan sejumlah strategi,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).
Ia menyebutkan, strategi itu antara lain memperluas informasi mengenai TBC dan kusta kepada masyarakat dan meningkatkan penemuan kasus secara dini. Selain itu, memperkuat pelayanan kesehatan dan rehabilitasi.
Upaya lain yang dilakukan mencakup penghapusan stigma terhadap orang yang pernah mengalami kusta dan TBC beserta keluarganya. Ditambah lagi, pemberdayaan kader serta peningkatan komitmen pemerintah dan masyarakat.