Kamis 01 Oct 2026 16:04 WIB

Misi EIGER Nature Integrasikan Ekowisata dan Konservasi di Bogor

EIGER Nature dikembangkan dengan pendekatan 3E Ekowisata.

Rep: erry Bangkit Rizki/ Red: Friska Yolandha
EIGER mengenalkan EIGER Nature, wajah baru dalam pengembangan wisata yang mengusung konsep eco-tourism di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Foto: dok EIGER
EIGER mengenalkan EIGER Nature, wajah baru dalam pengembangan wisata yang mengusung konsep eco-tourism di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Brand outdoor EIGER mengenalkan wajah baru pengembangan eco-tourism atau ekowisata yang kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namanya EIGER Nature yang hadir sebagai wujud dari kegiatan ekonomi yang sekaligus dapat memuliakan lingkungan.

EIGER Nature merupakan wujud komitmen yang semakin kuat untuk menghadirkan ekowisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman di alam. Tetapi juga memberikan makna, pembelajaran, serta dampak positif bagi alam, budaya, dan masyarakat.

Baca Juga

"Sebagai brand yang lahir di Jawa Barat, kami ingin memberikan sumbangsih melalui ekowisata, yaitu inisiatif berbasis alam yang mengintegrasikan upaya restorasi dan konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat," kata Chairman EIGER Nature, Ronny Lukito saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).

EIGER Nature dikembangkan dengan pendekatan 3E Ekowisata yakni ekologi, etnologi, dan ekonomi. Alih-alih merusak, eco-tourism mengajak kita untuk menikmati liburan sekaligus ikut menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung ekonomi masyarakat

Pendekatan itu menempatkan keseimbangan antara kelestarian alam, budaya dan masyarakat, serta manfaat ekonomi sebagai fondasi destinasi. Ronny mengatakan, EIGER Nature ingin memastikan aktivitas pariwisata dapat berjalan berdampingan dengan konservasi alam, pelestarian budaya, edukasi, pemberdayaan masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman yang menarik dan bermakna.

"Dengan konsep ini, saya berharap generasi muda dapat semakin dekat dan bersentuhan dengan alam, serta belajar dari alam. Karena ketika kita semakin mengenal alam, kita akan semakin memahami pentingnya menjaga dan merawatnya," ujar Ronny.

Dirinya melanjutkan, berbagai upaya sudah dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan nilai ekologis di kawasan Megamendung. Pihaknya sudah melakukan restorasi lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, serta mendukung upaya konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Di antaranya penanaman lebih dari 120 ribu pohon dan perdu, serta lebih dari 8 juta tanaman semak dan penutup tanah. EIGER ingin membawa semangat yang sama, menghadirkan inisiatif berbasis alam yang tidak hanya memberikan pengalaman.

"Tetapi juga berkontribusi pada pemulihan lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat," kata Ronny.

Semangat yang diusung EIGER untuk mewujudkan ekowisata sejalana dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Sebab konsep itu menjadi wujud dari pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, yang tentunya melibatkan masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumur Hidayat mengatakan, ekowisata merupakan kegiatan ekonomi yang sekaligus dapat memuliakan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati, dengan tetap memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan menjaga kelestarian lingkungan.

"Intinya, pemerintah sangat serius untuk mendorong eco tourism atau ekowisata, karena itu merupakan kegiatan ekonomi yang sekaligus bisa memuliakan lingkungan. Ada namanya biodiversity credit dan sebagainya," kata Jumhur di Dusun Bambu, Kabupaten Bandung Barat.

Ecowisata itu sudah dijalankan sesuai konsep di Dusun Bambu, yang juga dikembangkan di EIGER Nature. Menurut Jumur, Dusun Bambu bisa menjadi pemanfaatan kawasan dapat berjalan seiring dengan pemulihan lingkungan.

"Kawasan yang dahulu gersang dan berpotensi mengalami erosi tersebut kini menjadi kawasan yang rimbun setelah dilakukan penanaman pohon. Ini adalah contoh usaha, membangun kegiatan ekonomi sirkular, sambil memuliakan lingkungan," kata Jumhur.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi