Jumat 16 Oct 2026 14:03 WIB

Bandung tak Lagi Dingin, Suhu Tembus 35 Derajat

BMKG mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan ISPA.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Suasana kawasan Balai Kota Bandung, Rabu (15/4/2024).
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Suasana kawasan Balai Kota Bandung, Rabu (15/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengungkapkan penyebab kawasan Kota Bandung dan sekitarnya terasa sangat panas atau dalam bahasa Sunda hareudang. Mereka mencatat suhu cuaca maksimal di Kota Bandung mencapai 35 derajat celcius dengan rata-rata di angka 30 derajat celcius.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Asri Rachmawati mengatakan sejumlah wilayah di Jawa Barat mengalami tren kenaikan suhu udara sepekan terakhir. Ia mencatat di Kota Bandung kenaikan suhu udara dapat mencapai 35 derajat celcius.

Baca Juga

Ia menyebut suhu udara pada tanggal 8 Oktober sekitar 31,4 derajat celcius, tanggal 9, 30,4 derajat celcius. Kemudian pada tanggal 10 naik menjadi 32 derajat celcius, tanggal 11 naik menjadi 34 derajat celcius, tanggal 12 naik 32,6 derajat celcius.

"Di tanggal 13 nya naik lagi jadi 3,3. Kemarin itu naiknya signifikan di 35,0. Jadi, benar yang dirasakan bahwa di Bandung rasanya lebih panas," kata dia kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Ia menuturkan pada tanggal tersebut relatif tidak turun hujan termasuk di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Ia menyebut penyebabnya karena tutupan awan akibat puncak musim kemarau membuat sinar matahari langsung ke permukaan.

Selain itu, karena didukung oleh faktor gerak semu matahari yang berada di atas Pulau Jawa. Termasuk status indeks Enso kategori sangat kuat.

Dampak yang dapat ditimbulkan yaitu meningkat inspeksi saluran pernapasan akut akibat debu dan kekeringan. Selain itu risiko dehidrasi bagi masyarakat sehingga harus rajin memperbanyak konsumsi air putih.

Selain itu, potensi kebakaran lahan (karhutla) meningkat. Sementara itu, perkiraan musim hujan akan memasuki bulan November hingga Desember.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi