Jumat 16 Oct 2026 14:40 WIB

Pemkab Bandung Manfaatkan Eks RSUD Soreang untuk Sekolah

Bangunan eks RSUD Soreang disiapkan jadi fasilitas pendidikan SMPN 5 Soreang.

Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan pemanfaatan bangunan bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang sebagai fasilitas pendidikan, termasuk untuk SMPN 5 Soreang yang saat ini masih menumpang di SDN Cibiru.
Foto: dok Pemkab Bandung
Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan pemanfaatan bangunan bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang sebagai fasilitas pendidikan, termasuk untuk SMPN 5 Soreang yang saat ini masih menumpang di SDN Cibiru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan pemanfaatan bangunan bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang sebagai fasilitas pendidikan. Langkah ini diambil guna menyediakan sarana belajar yang layak bagi para siswa.

Salah satu peruntukan fasilitas tersebut adalah untuk SMPN 5 Soreang yang saat ini masih menumpang di SDN Cibiru. Pemindahan lokasi belajar ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga

Langkah tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Bandung dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengoptimalkan aset daerah yang selama lebih dari empat tahun terbengkalai. Optimalisasi aset ini dinilai penting untuk mendukung kemajuan sektor pendidikan di daerah.

Bangunan tiga lantai di kawasan Soreang tersebut direncanakan tidak hanya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar SMPN 5 Soreang. Gedung ini juga berpotensi dimanfaatkan bagi kegiatan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat menunjang pendidikan formal dan nonformal, termasuk pelatihan keterampilan serta kewirausahaan bagi masyarakat. Berbagai program pelatihan ini dirancang untuk mencetak SDM yang mandiri dan kompeten.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah bersama jajaran dinas terkait, tokoh masyarakat, warga sekitar, dan pihak kecamatan sebelumnya melaksanakan kerja bakti membersihkan bangunan tersebut. Aksi gotong royong ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Pada Kamis (15/10/2026) sore, Asep bersama jajarannya kembali meninjau kondisi bangunan sebagai bagian dari persiapan renovasi dan perbaikan. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Pemkab Bandung menargetkan bangunan tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada 2027 mendatang. Seluruh proses persiapan dikebut agar target waktu tersebut dapat tercapai dengan baik.

“Saat ini kegiatan belajar mengajar guru dan siswa SMPN 5 Soreang masih menempati gedung SDN Cibiru. Terdapat sekitar 126 siswa yang masih belajar di sana. Sementara itu, kapasitas dan kebutuhan ruang belajar ke depan masih perlu disesuaikan dengan perkembangan jumlah peserta didik,” kata Asep.

Menurut Asep, pengembangan fasilitas pendidikan juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bandung dalam menekan angka anak tidak sekolah. Program ini terus digencarkan demi mencerdaskan kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung.

Dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, Pemkab Bandung mendapat apresiasi dari DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas upaya mengembalikan anak-anak yang sebelumnya tidak bersekolah agar dapat kembali mengenyam pendidikan. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk berbuat lebih baik.

Asep menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang erat diyakini mampu mempercepat pemerataan mutu pendidikan.

Melalui penambahan dan pengembangan fasilitas pendidikan, Pemkab Bandung berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar di lingkungan yang layak. Fasilitas yang memadai akan menunjang konsentrasi serta prestasi para peserta didik.

Upaya ini sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan akses pendidikan dan keterampilan bagi generasi muda. Pemerintah daerah terus berkomitmen menyiapkan fondasi SDM yang tangguh dan berdaya saing.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat “Pendidikan di Kabupaten Bandung: Semua Harus Sekolah.” Semangat inklusivitas ini terus digaungkan agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak belajar.

Berita Lainnya

Rekomendasi